1. Merasakan kemudahan dalam beramal soleh.
Orang yang telah mendapatkan hidayah akan merasa mudah atau ringan dalam
melaksanakan amal soleh, rajin dan tekun dalam beribadah, serta sangat
takut berbuat kedurhakaan. Sementara orang yang tidak mendapatkan
hidayah-Nya akan merasa malas dalam beramal soleh dan tidak merasa
bersalah kalau berbuat maksiat.
Allah SWT. berfirman, “Barangsiapa yang Allah kehendaki untuk mendapat
petunjuk, nescaya Dia melapangkan dadanya untuk Islam. Dan barangsiapa
yang dikehendaki Allah kesesatannya, nescaya Allah menjadikan dadanya
sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki langit. Begitulah Allah
menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.” (QS Al-Anam 6:
125)
2. Merasakan kerinduan kepada Allah SWT.
Orang yang mendapatkan hidayah, setiap relung hatinya terisi dengan
kerinduan kepada Allah swt. Jika nama Allah swt. disebut, akan bergetar
hatinya, Kalau dibacakan firman-Nya, akan bertambah imannya; ia
bertawakal, mendirikan shalat, dan mengeluarkan zakat sebagai ekspresi
syukur atas nikmat yang diterimanya.
Firman Allah SWT, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah mereka
yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila
dibacakan ayat-ayat-Nya bertambahlah iman mereka, dan hanya kepada
Tuhanlah mereka bertawakal. Orang-orang yang mendirikan shalat dan yang
menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Itulah
orang-orang yang beriman dengan sebenar-benarnya. Mereka akan
memperoleh beberapa darjat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta
rezeki yang mulia.” (QS Al-Anfal 8: 2-4)
3. Konsisten atau Istiqamah.
Orang yang mendapatkan hidayah akan istiqamah atau konsisten dalam
menjalankan perintah-perintah-Nya. Ia akan merasa nikmat saat beribadah
kepada-Nya. Hal ini dijelaskan dalam ayat berikut,
Firman Allah SWT bermaksud, “Barangsiapa yang berpegang teguh kepada
Allah, maka sesungguhnya ia telah diberi petunjuk kepada jalan yang
lurus.” (QS Ali-Imran 3: 101).
Rasulullah saw bersabda, “Sesungguhnya Allah suka apabila seorang hamba
mengerjakan suatu pekerjaan dan dia konsisten melakukannya.” (H.R.
Baihaqi)
Ketaatan mereka dalam memegang ajaran agama diumpamakan dalam ayat berikut.
“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan
kalimat yang baik (la Ilaha Illallah) seperti pohon yang baik, akarnya
teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya
pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat
perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.”
(QS. Ibrahim 14: 24-25)
4. Bersemangat dalam mempelajari ajaran agama.
Orang yang mendapatkan hidayah akan memiliki semangat untuk selalu
menelaah ajaran-ajaran Allah. Islam itu agama yang harus difahami, bukan
sekadar diyakini.
Rasulullah saw bersabda, ”Apabila Allah akan memberikan kebaikan pada seseorang, Dia faqihkan orang tersebut dalam agama.”
Yang dimaksud dengan Dia faqihkan orang tersebut dalam agama yaitu orang
tersebut bersemangat untuk menelaah ajaran-ajaran Islam.
5. Sabar menghadapi berbagai ujian.
Allah swt. memberikan kehidupan kepada manusia sebagai ujian. Siapakah
di antara hamba-Nya yang paling baik amalnya. Kehidupan dunia merupakan
ladang amal.
“Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di
antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha
Pengampun” (QS. Al Mulk 67: 2)
Orang-orang yang mendapatkan hidayah akan tahan menghadapi berbagai ujian kehidupan, sebagaimana dijelaskan dalam ayat berikut.
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit
ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan
berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar. orang-orang
yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘Inna lillaahi wa
innaa ilaihi raaji'uun.’ Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang
sempurna dan rahmat dari Tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang
mendapat petunjuk.” (QS Al-Baqarah 2:155-157)
Pada akhir ayat di atas tertulis dan mereka itulah orang-orang yang
mendapat petunjuk. Ini merupakan pengunci ayat yang menegaskan bahawa
orang-orang yang bersabar adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk
atau hidayah-Nya.